Tuesday, May 4, 2021

Dian Sastro Mantap Masuk Islam

Pelajari Banyak Agama, Ini Alasan Dian Sastro Mantap Masuk Islam

04 Mei 2021

Artis Dian Sastro blak-blakan mengenai alasannya memilih masuk Islam. Di saat usianya 17 tahun, dia memang mempelajari banyak agama untuk menemukan agama yang tepat untuknya. Bintang film Ada Apa Dengan Cinta ini dibesarkan dengan orangtua beda agama. 

Ayahnya menganut agama Buddha, sedangkan ibunya seorang Katolik

"Gue juga nggak nyangka terus terang. Dan menarik adalah gue percaya sama jodoh-jodohan yah. Jadi pas gue cari spiritual itu gue punya pertanyaan labil banget," kata Dian Sastro di akun YouTube Daniel Mananta Network yang diunggah baru-baru ini.

Pertanyaan Dian Sastro saat itu, dia penasaran mengapa perlu menciptakan manusia jika pada akhirnya akan ada kiamat.

"Kayak universe gede banget, kita segelintir debu, ngapain perlu ada sih? Ribet amat. Nanti juga mau kiamat ngapain diadain. Pertanyaan filosofi banget," terang Dian Sastro.

"Dan itu gue tanyain ke pendeta, pastor, biksu, ke agama Hindu. Pokoknya macem-macem. Itu jawaban mereka macem-macem. Tapi gue nggak pernah merasa terjawab dengan cara jawab mereka yang berbeda-beda," sambungnya lagi.

Sampai suatu hari, dia ikut pengajian bareng sang bibi. Di situlah, dia merasa pertanyaannya itu dijawab dengan baik oleh seorang ustaz.

"Cuma ada satu yang nggak gue nyangka banget, tante gue ngajakin gue ke pengajian dia. Terus di situ ada pak ustaz yang jawabannya logis banget. Gue kan anak filsafat gue perlu jawaban logis," tutur Dian Sastro.

"Jawabannya terhadap pertanyaan gue itu bikin gue nyes banget. Tapi gue lupa jawaban dia apa. Sorry mohon maaf. Nanti gue tanya ke pak ustaz itu lagi," imbuhnya.

Yang pasti, dia mengingat saat itu sang ustaz menjawabnya memakai tiga kitab suci yakni Al-Quran serta Injil perjanjian baru dan lama.

"Dia menjawabnya pakai Al-Quran dan kitab Injil perjanjian baru dan perjanjian lama. Dia mengajarin toleransi. Terus gue mau belajar sama bapak ini karena pemikirannya dalem banget dan bisa memuaskan dahaga penasarannya gue," jelasnya.

Lalu sebagai penutup, Dian Sastro mengungkap alasannya jatuh cinta pada Islam. Menurutnya, agama itu mengajarkan dirinya buat terus berserah diri kepada Tuhan.

"Karena Islam yang gue belajar dari guru ini pasrah, berserah," pungkasnya.


Sumber :

https://www.suara.com/entertainment/2021/05/04/075415/pelajari-banyak-agama-ini-alasan-dian-sastro-mantap-masuk-islam?page=all

Wednesday, April 28, 2021

Pertandingan Dihentikan untuk Berbuka Puasa

Pertandingan Dihentikan untuk Berbuka Puasa, Wesley Fofana: Terima Kasih Premier League!

Rabu 28 April 2021 08:56 WIB

LEICESTER – Bek Leicester City, Wesley Fofana, mengucapkan terima kasih kepada Premier League. Palang pintu asal Prancis itu mengucapkan terima kasih kepada Premier League karena sudah mengizinkannya berbuka puasa Ramadhan di tengah laga Leicester City vs Crystal Palace dalam lanjutan pekan ke-33 Liga Inggris 2020-2021.

Laga Leicester City vs Crystal Palace dilangsungkan pada Senin 26 April 2021 pukul 20.00 waktu setempat. Sementara itu, adzan Maghrib berkumandang di wilayah tersebut pada pukul 20.26 waktu setempat.

Ketika pertandingan memasuki menit 34 atau pukul 20.34, wasit Graham Scott mengeluarkan kebijaksanaan. Ia mempersilakan Wesley Fofana untuk ke pinggir ke lapangan guna berbuka puasa. Kesempatan itu pun tidak disia-siakan bek berusia 20 tahun tersebut.

Wesley Fofana langsung ke pinggir lapangan untuk menenggak air putih. Tak lama setelah itu, Wesley Fofana pun mengacungkan jempol, tanda terima kasih kepada sang pengadil pertandingan.

“Hanya ingin mengucapkan terima kasih kepada Premier League (operator kompetisi Liga Inggris) yang telah mengizinkan saya berpuasa di tengah pertandingan. Ini yang membuat sepakbola terlihat luar biasa,” kata Fofana di akun Twitter-nya, @wesley_fofanaa.

Pelatih Leicester City, Brendan Rodgers, pun layak mendapatkan apresiasi. Sebab, pria asal Irlandia Utara ini tidak pernah melarang pemainnya yang beragama Islam untuk menjalankan puasa Ramadhan di tengah ketatnya kompetisi.

Padahal, banyak pelatih di luar sana yang melarang pemainnya untuk berpuasa. Para pelatih itu takut akibat berpuasa dapat menurunkan kualitas sang pemain.

“Ia (Fofana) menemukan kekuatan yang luar biasa untuk bermain dan berlatih selama Ramadhan. Fofana merupakan talenta spesial dan pemain besar bagi kami,” kata Brendan Rodgers.

Hebatnya meski berpuasa, pemain yang mempunyai darah Pantai Gading ini tampil brilian. Sepanjang pertandingan, Wesley Fofana mencatatkan masing-masing dua tekel dan dan memenangi duel udara.

Berkat bantuan Wesley Fofana, Leicester City menang 2-1 atas Crystal Palace, lewat gol-gol Castagne dan Kelechi Iheanacho. Leicester City pun kukuh di posisi tiga klasemen Liga Inggris 2020-2021 dengan 62 angka, unggul empat poin dari Chelsea di urutan keempat.


Sumber :

https://bola.okezone.com/read/2021/04/28/45/2401972/pertandingan-dihentikan-untuk-berbuka-puasa-wesley-fofana-terima-kasih-premier-league?page=2

Tuesday, April 20, 2021

Bintang Sirius yang Disebut dalam Al Qur'an

Mengenal Sirius, Satu-satunya Bintang yang Disebut dalam Al Qur'an 

Sirius adalah satu-satunya bintang yang disebut namanya secara langsung dan spesifik di dalam Al-Qur'an. Astronom Amatir Indonesia Marufin Sudibyo mengatakan, bahwa di dalam Al-Qur'an, bintang Sirius disebutkan secara spesifik dengan nama Syi'raa. 

Penyebutan bintang Syi'raa ini terdapat dalam surah An-Najm ayat 49. Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman: 

Wa annahuu huwa robbusy-syi'roo 

"Dan sesungguhnya Dialah Tuhan (yang memiliki) bintang Syi`raa" (QS. An-Najm 53: Ayat 49). 

Dijelaskan Marufin, konteksnya terkait dengan perbuatan orang-orang Shabin di Mesopotamia yang menjadikan bintang ini sebagai sesembahan. 

"Sehingga ayat tersebut menyajikan penegasan, bahwa bintang hanyalah makhluk yang dimiliki Allah SWT, bukan sesembahan," Kata dia kepada Kompas.com, Rabu (31/3/2021). 

Bintang Sirius secara astronomi Dalam keilmuan astronominya, Bintang Sirius telah diketahui dan diamati sejak masa prasejarah. Berdasarkan keterangan resmi Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Sirius merupakan bintang paling terang di seluruh langit malam. 

Nama Sirius berasal dari bahasa Yunani, Seirios yang bermakna "berkilauan". Bintang ini terletak di konstelasi Canis Mayor (Anjing Besar). Sirius juga merupakan salah satu bintang, yang dianggap penting bagi peradaban Mesir Kuno dan Jazirah Arab pada umumnya, karena menandai banjir tahunan di sungai Nil. 

Bahkan diabadikan dalam Al-Qur'an surat An-Najm (Bintang), sebagai asy-syira (Syi-raa) yang kemudian diserap ke dalam Bahasa Latin, Aschere sebagai nama alternatif dari Sirius. 

Pembagian bintang Sirius Dijelaskan Marufin, Bintang Sirius adalah sistem bintang ganda sejauh 8,6 tahun cahaya yang terdiri atas sebuah bintang raksasa (Sirius A) yang terang dan bintang kerdil yang lebih redup (Sirius B). 

Kecerlangan visual gabungannya sebesar -1,46 mengingat Sirius tadinya merupakan sistem bintang biru berganda (Sirius A dan B), yang mana saah satu dari keduanya telah berevolusi terlebih dahulu menjadi raksasa merah, sebelum akhirnya meluluh menjadi bintang katai putih. Sirius berjarak cahaya dengan ukuran masing-masing sebesar 1,7 dan seperatus dua puluh kali Matahari. 

Bintang ini terletak di selatan ekuator langit dengan koordinat (Asensiorekta, Deklinasi) 06 jam 45 menit 08,92 detik dan -16º 42' 58,92". 


1. Sirius A 

Sirius A diketahui berukuran 180 persen lebih besar dari Matahari, dengan suhu permukaan 10.173 derajat Celcius. 

Tidak hanya itu, pancaran energi Sirius A adalah 27 kali lipat Matahari. Sirius A memiliki kecerlangan visual -1,47 dan termasuk ke dalam keras spektrum AIV yang menandakan bintang ini berada di deret utama (kelas V) dan termasuk bingang tipe A1. 


2. Sirius B 

Sirius B memiliki kecerlangan visual +8,44 dan termasuk ke dalam Sirius berjarak DA2 ynag menandakan bintang ini merupakan bintang katai putih. Sementara itu, ukuran Sirius B hanya 70 persen ukuran Matahari, sehingga tergolong bintang katai putih. Suhu permukaan Sirius B 15.273 derajat Celcius. 

"Bintang katai putih merupakan benda langit eksotik, produk tahap lanjut evolusi sebuah bintang. Stabilitasnya ditentukan oleh gaya tolak-menolak antar elektron didalamnya," jelas Marufin. 

Dengan begitu, bintang ini memiliki massa jenis sangat besar, hingga jutaan ton per meter kubik, jika dibandingkan massa jenis bintang normal, yang hanya sedikit lebih besar dari air.


Sumber:

https://www.kompas.com/sains/read/2021/04/20/180100123/mengenal-sirius-satu-satunya-bintang-yang-disebut-dalam-al-quran?page=all#page2.

Monday, February 22, 2021

Hukum Bitcoin

Saat ini inovasi di bidang keuangan dan teknologi keuangan (financial technology atau fintech) luar biasa. Salah satunya adalah munculnya Bitcoin, atau juga Libra yang baru-baru ini dikeluarkan oleh Facebook. Atau juga uang elektronik seperti OVO, Gopa, dan Alipay. 

Semua ini sering disebut sebagai digital money yang menjadikan uang sebagai sesuatu yang imajiner atau abstrak. Digital money  merupakan suatu jenis uang yang berbentuk digital, bukan dalam bentuk fisik sebagaimana uang kertas, plastik, atau koin. Digital money dapat berfungsi sebagaimana uang kertas atau koin, meskipun tentu saja tidak sepenuhnya sama, lebih terbatas, karena bentuknya yang digital. 

Bank for Internasional Settlement mendefinisikan digital money sebagai sebuah aset yang  direpresentasikan dalam bentuk digital dan memiliki beberapa karakteristik moneter (BIS, 2015). Dalam realita saat ini, digital money masih digunakan secara terbatas. Keunggulan utama yang ditawarkan oleh digital money ini adalah kemudahannya dalam pemakaian, yang kemudian berimplikasi pada efisiensi dalam bertransaksi. 

Secara garis besar, digital money ini dapat dikategorikan menjadi virtual currency money dan electronic money (e-money). Virtual currency adalah representasi digital dari nilai, bukan diterbitkan oleh bank sentral, lembaga kredit, atau penerbit e-money yang hal ini bisa digunakan sebagai uang. 

Merupakan jenis unregulated dan decentralized digital money, yaitu yang dikeluarkan dan dikontrol oleh pengembangnya (bukan pemerintah atau bank sentral), serta digunakan dan diterima di dalam anggota masyarakat virtual tertentu (European Central Banks, 2015). 

US Department of Treasury (2013) mendefinisikan virtual money sebagai alat pertukaran yang beroperasi sebagaimana uang pada lingkungan tertentu, tetapi tidak memiliki keseluruhan atribut uang riil, terutama sebagai uang resmi (legal tender). Salah satu virtual currency yang paling terkenal saat ini adalah Bitcoin, sementara lainnya misalnya Ethereum, Ripple Monetary System, Bitcoin Cash, Litecoin, Dash, NEM, NEO, IOTA, Monero, Zcash, Dogecoin, Nxt, Zcoin dan yang terbaru dan fenomenal adalah Libra yang diterbitkan oleh Facebook. 

Bitcoin pertama kali diperkenalkan pada 2009. Mekanisme kerja Bitcoin sebenarnya seperti gold coin namun tidak menggunakan emas sungguhan melainkan sebuah koin abstrak di mana keberadaannya merupakan hasil perhitungan matematis yang rumit mendasarkan pada pseudonym Satoshi Nakamoto (CGAP, 2014). Bitcoin juga disebut cryptocurrency karena keberadaannya didasarkan pada suatu cryptography algoritm. 

Ia dibentuk atau ditambang (mined) dengan suatu jaringan komputer global yang beroperasi melalui sebuah open source software. Berdasarkan algoritma Satoshi Nakamoto tersebut, maka hanya akan ada 21 juta Bitcoin yang tercipta yang kemudian menjadi uang virtual. 

Hingga tahun 2013, para miners (sebutan para penambang bitcoin) telah menemukan 12 juta Bitcoin, dan ini akan meningkat menjadi  75 persen dari potensi Bitcoin sebelum tahun 2017, dan Bitcoin yang terakhir diperkirakan akan  ditambang pada 2140 (Hern, 2013). Jumlah Bitcoin yang berhasil ditambang inilah yang akan menentukan nilai tukarnya terhadap mata e-money sebenarnya berbeda dengan virtual money.  

Penerbit e-money tidak hanya perbankan atau lembaga keuangan, namun juga lembaga nonkeuangan. Fenomena e-money banyak berkaitan dengan perkembangan e-commerce dan fintech yang kian marak saat ini. Di Indonesia pun e-money semakin berkembang. Menurut Bank Indonesia (11/12/PBI/2009), e-money adalah uang digital yang memenuhi beberapa persyaratan:

Pertama, diterbitkan atas dasar nilai uang yang disetor dahulu oleh pemilik uang kepada penerbit e-money. Kedua, nilai uang disimpan secara elektronik dalam suatu media seperti server atau chip.

Ketiga, digunakan sebagai alat bayar kepada pedagang yang bukan merupakan penerbit e-money tersebut. Keempat, nilai e-money yang disetor oleh pemilik dan dikelola oleh penerbit bukan merupakan simpanan sebagaimana dimaksud dalam UU Perbankan.

Berdasarkan penjelasan di atas maka e-money pada dasarnya bukanlah jenis uang baru (sebagaimana Bitcoin), namun hanya merupakan media lain untuk uang kertas dan koin yang telah ada. E-money hanyalah semacam kartu debit namun dengan mekanisme penyimpanan yang sedikit beda atau semacam dompet elektronik (e-wallet).

Jadi Bitcoin adalah virtual money, bukan sekedar electronic money. Virtual money adalah ide baru yang masih mendapatkan banyak kritik tajam di mana secara umum dipandang banyak mudaratnya bagi perekonomian secara menyeluruh jika dijadikan sebagai uang.  

Bahkan, Mufti Mesir dan berapa ulama dari berbagai negara telah mengeluarkan fatwa keharaman Bitcoin sebagai mata uang saat ini. Beberapa kritik terhadapnya, antara lain: Pertama, uang ini sangat riskan, terutama karena potensi volatilitas nilai tukarnya yang tinggi dan terkadang tidak bisa diprediksi. 

Volatilitas nilai tukar yang tinggi otomatis menjadikan virtual money sebagai media spekulasi dari para spekulan. Pada saat ini, sebagian besar penggunaan Bitcoin adalah untuk perdagangan yang spekulatif. Pada akhirnya meningkatnya spekulasi akan menciptakan instabilitas sistem keuangan secara keseluruhan. 

Kedua, Pengendalian kebijakan moneter menjadi sangat sulit, karena uang ini tidak lagi tersentralisasi pada bank sentral. Berbagai pihak bisa menambang atau menciptakan uang ini sehingga uang tidak lagi menjadi otoritas pemerintah. JUB (Jumlah Uang Beredar) menjadi tidak mudah untuk dikendalikan. 

Akibat selanjutnya tentu adalah meningkatnya potensi instabilitas sistem moneter dan perekonomian secara umum. Ketiga, Semakin beragamnya jenis uang ini semakin memperbesar peluang tindakan kriminal dan penyalahgunaan penggunaan uang. Karena pengawasan terhadap uang menjadi lebih sulit, maka berbagai tindakan kriminal akan lebih sulit dicegah dan dikendalikan.

Nah, lalu bagaimana jika investasi di Bitcoin? Nah di sini sebenarnya terdapat sebuah kerancuan pemahaman masyarakat tentang makna investasi dan spekulasi. Memang terdapat persamaan-persamaan di antara keduanya. Namun juga terdapat beberapa perbedaan yang fundamental. 

Persamaannya yaitu: (1) Bentuk pengorbanan konsumsi sekarang untuk hasil di masa depan, yaitu orang menggunakan uangnya saat ini untuk sebuah harapan hasil di masa depan; dan (2) Mengharapkan hasil masa depan yang lebih tinggi dari pada pengorbanan konsumsi sekarang.

Namun sebenarnya terdapat perbedaan mendasar di antara keduanya. Investasi berkait dengan pemanfaatan uang dalam aktifvitas produktif. Bahkan, dalam ekonomi Islam, investasi harus selalu berkenaan dengan aktifvitas di sektor riil. 

Investasi merupakan aktivitas untuk menciptakan nilai tambah perekonomian. Salah satu karakteristik sektor produktif adalah adanya kemungkinan risiko yang terjadi, yaitu kerugian. 

Pada umumnya, hasil yang tinggi juga akan diikuti oleh risiko yang tinggi pula (al ghurm bil ghunm, return goes along with risk). Meskipun terdapat return and risk, namun investasi umumnya menghendaki risiko yang dapat diperkirakan atau terukur (predictable risk). 

Sementara itu, spekulasi merupakan alokasi uang yang tidak dapat diperkirakan hasilnya, meskipun tentu saja seorang spekulan berharap hasil yang lebih besar di masa depan. Pada dasarnya kegiatan spekulasi berkait erat dengan judi, di mana memiliki dua ciri dasar, yaitu: (1) hasilnya tidak bisa diperkirakan (unpredictable return); dan merupakan aktivitas semacam zero sum game. 

Yang dimaksud zero sum game adalah transaksi di mana keuntungan yang diperoleh oleh satu pihak menyebabkan kerugian di pihak lain. Hal ini berbeda dengan investasi di pihak-pihak yang terlibat, tentunya saling mendapatkan keuntungan atau manfaat. 

Kegiatan spekulasi tidak selalu berkait dengan aktifvitas produktif di sektor riil, tetapi segala sesuatu yang memiliki sifat unpredictable berpotensi menjadi media spekulasi. Jika investasi dianggap bermanfaat bagi perekonomian maka spekulasi dianggap sebagai merugikan perekonomian.  

Jika investasi diperintahkan agama, maka spekulasi dilarang. Dengan sedikit penjelasan ini maka tampak bahwa apa yang sering disebut sebagai investasi di Bitcoin sebenarnya adalah spekulasi di Bitcoin.


Sumber :

https://www.republika.co.id/berita/pw9u1x291/bolehkan-investasi-dengan-bitcoin

Monday, January 18, 2021

John Paul Ivan Menjadi Mualaf

Perjalanan John Paul Ivan Menjadi Mualaf

Rabu 24 Jun 2020


John Paul Ivan memutuskan menjadi mualaf pada 2006.

Nama John Paul Ivan sudah tak asing di kalangan pemusik, khususnya musik rock. Dia adalah musisi dan gitaris yang telah puluhan tahun berkecimpung di industri musik Tanah Air. Dia pernah bergabung dengan grup band beraliran rock, Boomerang, dan menelurkan sejumlah album sejak 1994-2005.

Kemudian, dia juga pernah bergabung dengan band U9 pada tahun 2000-an dan mengeluarkan album solo gitarnya. Sekarang dia bergabung dengan band beraliran rock bernama Take Over Band.

Penampilannya sebagai roker sangat kelihatan. Tubuh kurus jangkung serta rambut gondrong dan berkacamata. Aksinya di panggung juga menunjukkan ciri khasnya sebagai roker.

Namun, di balik gaya rokernya itu, John Paul Ivan, akrab disapa Ivan, pernah mengalami pencarian spiritual. Pada 2005, saat dia menyatakan keluar dari band Boomerang, dia memiliki banyak waktu yang luang.

Hal itu dimanfaatkannya untuk banyak mencari tahu tentang agama. Pada saat itu sebenarnya Ivan juga seorang penganut agama sebelumnya yang taat. Namun, Ivan ingin belajar lebih dalam lagi tentang agama. Hal itulah yang menurut dia harus menjadi dasarnya dalam menganut sebuah agama.

"Saya mulai tertarik cari tahu tentang agama. Ada keinginan untuk cari tahu karena saya beragama harus tahu asal-usulnya," kata Ivan kepada Republika, Selasa (23/6).

Ivan kemudian kembali membaca kitab suci agama yang dianutnya saat itu. Kemudian, sebagai pembanding, dia juga membeli kitab suci Alquran, membaca, dan mempelajarinya.

Tak hanya membeli kitab suci, Ivan juga membeli buku-buku tentang agama. Salah satunya adalah buku yang dikarang oleh Ahmad Deedat.

Selanjutnya, Ivan juga kembali datang ke rumah ibadah agamanya yang terdahulu. Di sana dia mempelajari lagi tentang konsep ketuhanan dalam agama itu.

Namun, menurut dia, hal itu tidak masuk logika. Misalnya, terdapat konsep yang diyakini oleh ajaran agama itu bahwa ada yang diyakini sebagai Tuhan. Namun, ketika akan meninggal, dia berdoa dahulu kepada Tuhan di atasnya.

"Jadi, ini tidak bisa dianggap Tuhan," kata Ivan.

Setelah mantap bahwa dalam ajaran Islam yang mengajarkan tauhid hanya Allah satu-satunya Tuhan yang Esa, Ivan memutuskan untuk menjadi mualaf.  Pada 2006 dia datang sendiri ke Masjid Sunda Kelapa, Jakarta, untuk menyatakan keislamannya. Setelah itu, Ivan belajar ajaran-ajaran Islam di antaranya yang berhubungan dengan tata cara ibadah seperti sholat.

Ivan mengaku, sampai saat ini dirinya mantap dengan keislamannya. Salah satu caranya adalah selalu melaksanakan sholat.

Dalam sholat itu, Ivan selalu berharap dan berdoa kepada Allah, apalagi jika dirinya memiliki sebuah permohonan. "Saya sholat, dan benar-benar minta tolong dan berdoa. Banyak yang dijawab oleh Allah," kata Ivan.

Selain itu, Ivan bersyukur menjadi mualaf dan pernah menjadi penganut agama sebelumnya. Hal ini membuatnya lebih tahu dengan sejarah agama-agama dan dia punya alasan kuat memeluk Islam, sebagai agama yang diyakininya sempurna.


Sumber :

https://republika.co.id/berita/qceijj430/perjalanan-john-paul-ivan-menjadi-mualaf

Monday, December 28, 2020

Wisata Halal

Wisata Halal? Apa sih Artinya?

13 APRIL 2019

   

Beberapa waktu lalu, Indonesia berhasil merebut posisi teratas dalam indeks Mastercard-Crescent Rating Global Muslim Travel Index (GMTI) 2019.

"Setelah sebelumnya berada di peringkat kedua, tahun ini Indonesia menduduki posisi pertama dalam GMTI 2019, bersama dengan Malaysia, dengan skor 78," ujar Fazal Bahardeen, CEO Crescent rating dan halal Trip yang dikutip dari Kompas.com

Menteri Pariwisata, Arief Yahya, juga mengapresiasi Mastercard–Crescent Global Muslim Travel Index yang memberikan penilaian tertinggi pada Indonesia. “Akhirnya, target yang kita impikan sebagai destinasi wisata halal terbaik dunia tercapai. Ini membuktikan untuk mencapai kemenangan harus direncanakan,” kata Menpar Arief Yahya yang dikutip dari AntaraNews.

Mungkin beberapa orang masih bingung atau bahkan belum tahu apa yang dimaksud dengan Wisata Halal. Banyak perdebatan antara netizen tentang arti dari wisata halal itu sendiri, ada yang beranggapan bahwa tempat yang akan menjadi tujuan wisata halal harus sepenuhnya mengikuti hukum-hukum Islam. Ternyata tidak seperti itu kawan, berikut adalah penjelasan arti dari wisata halal.

Dikutip dari studipariwisata.com, Pariwisata/wisata halal adalah bagian dari industri pariwisata yang ditujukan untuk wisatawan Muslim. Pelayanan wisatawan dalam pariwisata halal merujuk pada aturan-aturan Islam.

Contoh konsep wisata halal seperti setiap produk dan jasa dirancang untuk memenuhi kebutuhan para wisatawan muslim. Mulai dari restoran halal (tidak menjual makanan/minuman non-halal), penginapan halal, dan sebagainya.

Ketentuan ini berlaku secara universal di seluruh negara.


Indikator wisata halal

Sebuah tujuan wisata dapat dikatakan sebagai wisata halal adalah harus memenuhi kebutuhan utama wisatawan muslim, seperti dikutip dari Crescent Rating, selaku perusahaan yang berfokus pada pengembangan wisata halal yang pernah melakukan studi di 130 negara, menunjukan 6 kebutuhan pokok wisatawan muslim, yaitu:

  • Makanan halal. Bebas alkohol, daging babi, dan sejenisnya.
  • Tersedianya fasilitas ibadah
  • Kamar mandi dengan air untuk wudhu.
  • Pelayanan saat bulan Ramadhan, misalnya santapan berbuka dan sahur.
  • Pencantuman label non-halal apabila ada makanan yang tidak halal.
  • Fasilitas rekreasi yang menjaga privasi, tidak bercampur-baur secara bebas.

Sedangkan Global Muslim Travel Index (GMTI), sebuah standar yang disusun oleh Crescent Rating pun berhasil mengidentifikasi standar wisata halal di dunia sebagai berikut:


Destinasi Ramah Keluarga:

  • Tujuan wisata harus ramah keluarga dan anak-anak.
  • Keamanan umum bagi wisatawan muslim.
  • Jumlah kedatangan wisatawan muslim yang cukup ramai.
  • Layanan dan Fasilitas di Destinasi yang Ramah Muslim (Muslim-Friendly):
  • Pilihan makanan yang terjamin kehalalannya.
  • Akses ibadah yang mudah dan baik kondisinya.
  • Fasilitas di bandara yang ramah muslim.
  • Opsi akomodasi yang memadai.
  • Kesadaran Halal dan Pemasaran Destinasi:
  • Kemudahan komunikasi.
  • Jangkauan dan kesadaran kebutuhan wisatawan muslim.
  • Konektivitas transportasi udara.
  • Persyaratan visa.
  • Peluang Wisata Halal


Pada sebuah laporan yang diterbitkan oleh “World Travel Market” di London, Inggris pada tahun 2007 menyebutkan bahwa potensi wisata halal sangat besar dari sisi ekonomi. “The Economist” juga menyebut prospek yang besar bagi industri wisata halal. Tak hanya berhubungan dengan prosuk halal (makanan atau minuman non-alkohol), namun juga layanan yang berhubungan dengan interaksi antara wisatawan laki-laki dan perempuan.

--

Sumber : 

Wisataperadaban.com, Studipariwisata.com, https://disbudpar.acehprov.go.id, Kompas, AntaraNews.

https://www.goodnewsfromindonesia.id/2019/04/13/wisata-halal-apa-sih-artinya

Thursday, December 3, 2020

Alasan Muhammadiyah Mengharamkan Rokok

Ini Alasan Muhammadiyah Mengharamkan Rokok

29 Aug 2017


Center for Health Economics and Policy Studies (CHEPS) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia bekerja sama dengan Majelis Ekonomi Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Indonesia Institute for Social Development (IISD) mengadakan Diskusi Publik "Harga Rokok dan Kemiskinan: Pandangan Pemuka Agama". Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Anwar Abbas menjadi pembicara dalam diskusi ini.

Anwar mengatakan, organisasinya mengharamkan rokok karena berdampak buruk bagi kesehatan diri sendiri dan orang lain di sekitarnya. "Menghukumi sesuatu yang belum jelas perlu dua pendekatan, yaitu syariah dan ilmiah. Dalam pendekatan syariah, Allah menghalalkan segala sesuatu yang baik dan mengharamkan yang buruk," kata Anwar dalam sebuah diskusi, di Jakarta, Selasa (29/8).

Anwar mengatakan, untuk mengetahui apakah rokok merupakan barang yang baik atau buruk, sementara dalam Alquran tidak ada ayat tentang rokok, maka perlu dilakukan kajian yang mendalam secara empiris. Dia menyebutkan, hasil penelitian para ilmuwan menyatakan rokok mengandung zat-zat yang berbahaya. Bahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan epidemik rokok telah menyebabkan 4,5 juta orang di dunia meninggal akibat penyakit karena rokok.

"Bila pengendalian tembakau tidak dilakukan dengan baik, WHO menyatakan bisa mengancam delapan juta nyawa per tahun," ujarnya lagi. Islam sendiri, kata Anwar, mengajarkan umatnya agar dalam melakukan kegiatan konsumsi tidak menjatuhkan diri dalam kebinasaan apalagi kematian.

Salah satu hadis juga melarang mengonsumsi barang yang memabukkan dan melemahkan fisik. "Islam juga melarang perilaku boros dan menghambur-hamburkan orang. Orang yang boros adalah sahabat setan," ujarnya pula.

Selain Anwar sebagai pembicara kunci, pembicara lain yang hadir adalah Ketua Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Pdt Bambang H Wijaya, Bendahara Umum Parisada Hindu Dharma Indonesia Ida I Dewa Gede Ngurah Utama, Sekretaris Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI) Romo Benny Soesatyo, dan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ahmad Dahlan Mukhaer Pakkana. "Umat Islam juga diajarkan untuk memikirkan orang lain. Tidak boleh mencelakai diri sendiri maupun orang lain," kata Anwar, menambahkan.


Sumber :

https://republika.co.id/berita/nasional/umum/17/08/29/ovfq4u-ini-alasan-muhammadiyah-mengharamkan-rokok

Semua Nabi adalah Jalan Kebenaran sebagai Jalan yang Lurus

Semua Nabi adalah Jalan Kebenaran Menuju Tuhan. Semua nabi adalah pembawa petunjuk yang diutus oleh Allah untuk mengarahkan umat manusia kep...

Related Post